wawanbiz

April 21, 2008

Apa yang perlu diketahui oleh Penjudi, Pedagang dan Investor

Filed under: bisnis

Apa yang perlu diketahui oleh Penjudi, Pedagang dan Investor

What Gamblers, Traders and Investors Need to Know

Ada beberapa hal yang sedikit perlu diluruskan terlebih dahulu sebelum kita ke topik yang ingin dibicarakan. Untuk sebagian orang. terdapat pertanyaan yang cukup umum dan sering ditanyakan : Judikah bertransaksi di bursa saham? Bagaimana cara bermain di bursa saham?

Menurut sebagian orang mungkin menganggap bertransaksi di bursa saham sama dengan melakukan perjudian dan bursa saham merupakan suatu bentuk dari perjudian yang dilegalisasi, namun apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan judi itu sesungguhnya? Berjudi berarti melakukan tindakan yang berupa pilihan dengan mempertaruhkan uang atau aset lainnya untuk memperoleh uang atau aset lainnya dengan disertai risiko.

Yang menjadi pertanyaan adalah apa bedanya judi dengan berdagang maupun berinvestasi? Berdagang maupun berinvestasi juga melakukan tindakan yang berupa pilihan dengan mempertaruhkan (menginvestasikan) uang atau aset lainnya untuk memperoleh uang atau aset lainnya. Jadi, apakah yang membedakan judi dengan berdagang maupun berinvestasi?

Bila diperkenankan untuk berpendapat, perbedaannya terletak pada proses dalam mengambil keputusan. peluang keberhasilan dan hasil akhir dari tindakan yang dilakukan. Proses pengambilan keputusan dalam judi lebih cenderung bersifat intuisi dan kurang ilmiah dengan peluang keberhasilan d50% dengan hasil akhir berupa zero sum game (win lose solution), dimana ada pihak yang kalah dan ada pihak yang menang pada waktu yang bersamaan. Sedangkan proses pengambilan keputusan dalam berdagang maupun berinvestasi lebih cenderung bersifat logis disertai perhitungan sehingga lebih ilmiah dengan peluang keberhasilan >50% dengan hasil akhir yang dicapai tidak selalu berupa zero sum game (win win solution).

Dalam berdagang, pihak penjual dapat memperoleh keuntungan dan pihak pembeli dapat memperoleh kepuasan pelayanan, sedangkan dalam berinvestasi di bursa saham, bila harga saham yang dibeli oleh pihak pembeli mengalami kenaikan/penurunan maka pihak pembeli akan mempunyai 2 pilihan, yaitu menjual/tetap menyimpan sahamnya dengan tujuan untuk merealisasikan keuntungan, tetap memiliki kepemilikan pada perusahaan yang sahamnya dibeli, atau mengharapkan kenaikan kembali harga saham yang dibelinya.

Sebagai contoh, dalam suatu permainan roulette dengan pengambilan keputusan berdasarkan metode peluang dalam statistika sehingga memberikan peluang keberhasilan 66,7% tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk perjudian, dimana bila pengambilan keputusan dalam berinvestasi di bursa saham berdasarkan intuisi serta tidak didukung oleh alasan yang ilmiah dapat dikategorikan sebagai suatu bentuk perjudian.

Hal yang perlu diluruskan adalah istilah umum seperti pemain saham dan bermain saham, dimana dalam berdagang maupun berinvestasi dituntut suatu keseriusan yang tinggi dalam menjalankannya dengan melibatkan uang asli atau aset asli lainnya, dimana baik secara langsung maupun tidak langsung dan suka maupun tidak suka, uang asli dan aset lainnya turut memberikan pengaruh terhadap kualitas hidup dan masa depan diri sendiri maupun orang lain, contohnya adalah keluarga terdekat; akan menjadi kurang bijak bila kita bertindak sebagai pemain yang bermain-main dengan sesuatu yang memiliki pengaruh cukup besar dalam kehidupan kita. (Bila hanya berupa permainan , saya secara pribadi akan lebih memilih bermain permainan monopoly dengan uang monopoly, surat tanah monopoly dan rumah- rumahan monopoly). Selain itu, secara tata bahasa dan psikologis, tentunya akan terasa berbeda dan lebih bermakna positif bila kita menggunakan istilah berdagang saham dan berinvestasi saham .

Tentunya kita tidak ingin mempertaruhkan kualitas hidup dan masa depan kita dengan mengambil keputusan yang ditentukan berdasarkan intuisi yang tidak didukung oleh suatu proses pemikiran dan perhitungan yang logis dan ilmiah. Apakah yang dimaksud dengan proses pemikiran dan perhitungan yang logis dan ilmiah sehingga bila kita bertransaksi di bursa saham tidak lagi dikatakan sebagai penjudi melainkan pedagang saham atau investor saham? yaitu suatu proses dengan menggunakan kaedah teori yang ada disertai perhitungan peluang keberhasilan, perkiraan hasil yang dapat dicapai dan risiko yang mungkin timbul dari setiap keputusan yang diambil. Begitu banyak teori-teori dan metode-metode perhitungan yang dapat digunakan, namun pada umumnya terbagi menjadi 3 kategori, yaitu FaST (Fundamental, Strategi dan Teknikal); berikut sekilas mengenai FaST.

Apakah yang dimaksud dengan Fundamental? adalah suato proses pemikiran dan perhitungan untuk melihat potensi dan peluang yang ada dalam suatu kondisi perekonomian yang dapat memberikan alasan bagi kita dalam mengambil suatu keputusan. Fundamental terbagi menjadi 3 bagian, yaitu fundamental makro global, fundamental makro domestik dan industri, fundamental mikro. Fundamental makro global yang meliputi tingkat inflasi, tingkat suku bunga, sumber-sumber energi, pangsa pasar, kondisi sosial dan politik, harga komoditas, lingkungan hidup, hukum internasional, dsb. Tidak berbeda dengan fundamental makro global, fundamental makro domestik dan industri juga membahas hal yang hampir sama dengan ruang lingkup yang lebih kecil, yaitu negara dan industri yang bersangkutan dimana kita hendak berdagang maupun berinvestasi. Selanjutnya diikuti oleh fundamental mikro, yaitu fundamental perusahaan yang bersangkutan seperti kualitas manajemen, kualitas sumber daya manusia, ketersediaan bahan baku, kapasitas produksi, rencana strategis dan pengembangan, strategi pemasaran, pelaksanaan hukum serta kinerja keuangannya, seperti kelancaran arus kas, nilai hutang, tingkat keberhasilan, pertumbuhan pendapatan, efektifitas dan efisiensi, kualitas laba, dsb-nya.

Apa sajakah yang terdapat dalam Strategi? Perkiraan peluang terjadinya berbagai macam aksi korporasi, seperti pemecahan atau penggabungan nilai nominal, pengetahuan tentang psikologis pasar, teknik perolehan data dan informasi, pembangunan jaringan sosial, pengetahuan mengenai sistem dan instrumen-instrumen yang ada, pengetahuan terhadap hukum dan prosedur operasional, dsb-nya.

Sedangkan Teknikal adalah suatu proses pemikiran yang dapat membantu kita dalam memperkirakan momentum sehingga dapat membantu kita dalam mengambil sikap terhadap momentum yang ada, yaitu dengan cara menemukan dan menentukan pola dan perilaku yang telah timbul dan berpeluang untuk kembali berulang; dan dengan perhitungan statistika dalam menganalisa data yang ada sebagai indikator momentum, seperti MACD, stochastic, DMI, bollinger band, RSI,dsb.

Penting dan perlu bagi kita untuk mengetahui ketiga hal tersebut diatas, dengan perumpamaan rencana rekreasi dalam suatu liburan panjang. Bila kita hendak berlibur ke suatu daerah yang baru dan belum pernah kita kunjungi sebelumnya, kota atau negara manakah yang hendak kita tuju? Bila saya memilih Singapura sebagai negara tujuan, mengapa? (Fundamental). Apakah yang akan saya lakukan disana? Menikmati pemandangan alam? Atau berbelanja? (Strategi) dan tentunya, untuk melaksanakan apa yang ingin kita lakukan disuatu tempat yang baru, kita memerlukan alat bantu berupa peta (Teknikal). Kalau kita tidak tahu mengenai daerah tujuan, peta manakah yang harus kita lihat? Bila kita tahu daerah tujuan tanpa mengetahui peta, bukankah kita akan tersesat? Bila kita hendak berbelanja tanpa mengetahui daerah yang kita tuju, belum tentu barang yang hendak kita beli ada didaerah yang kita kunjungi. Ketiga hal tersebut merupakan satu-kesatuan yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan, perlu dan penting untuk dipelajari.

Dengan mengetahui keseluruhan ketiga hal tersebut secara mendalam, peluang keberhasilan dalam berdagang dan berinvestasi saham mencapai maksimal sebesar 50%. Mengapa maksimal hanya 50%? Tentunya ini akan menjadi pertanyaan. Ketiga hal diatas (FaST) dapat digolongkan dalam suatu kategori, yaitu faktor eksternal, merupakan faktor-faktor diluar dari kemampuan kita untuk merubahnya dimana kita berperan sebagai penerima (follower).

Dalam ilmu seni perang Sun Tzu, pengetahuan kita mengenai kekuatan dari luar tanpa mengetahui kekuatan dari dalam hanya akan memberikan peluang bagi kita untuk memenangkan 50x pertempuran dari 100x pertempuran; dan akan kurang bijak bagi kita untuk memulai suatu pertempuran yang tidak diyakini berpeluang besar untuk menang.

Kita perlu dan penting untuk mengetahui faktor internal, yaitu faktor-faktor yang berada pada kendali kita dimana kita berperan sebagai penentu (setter) dan juga untuk mengetahui kekuatan diri kita sendiri. Apa sajakah itu? mengetahui karakter dan emosi diri sendiri, kemampuan pengendalian diri dan emosi, tingkat kedisplinan, kemauan belajar, kekuatan dana, jangka waktu investasi, perencanaan penerimaan dan pengeluaran, kelancaran kas, dsb.

Dengan demikian, pengetahuan secara menyeluruh dan mendalam mengenai diri sendiri akan melengkapi persiapan kita dalam menghadapi pertempuran di bursa saham dengan peluang keberhasilan e50%, tidak 100%, karena semua tergantung kepada sejauh dan seluas mana pengetahuan kita terhadap faktor eksternal dan internal.

Evaluasi hasil berdagang maupun berinvestasi, cukup dilakukan secara sederhana dimana tujuan dari berdagang maupun berinvestasi adalah untuk melindungi nilai riil dan mengembangkan nilai nominal dari dana yang ada (bila berupa uang). Tahap pertama, tingkat hasil investasi dari total portofolio lebih tinggi dari tingkat inflasi yang ada untuk periode yang sama sehingga nilai nominal dapat bertambah dengan nilai riil tetap terlindungi. Tahap kedua, tingkat hasil investasi dari total portofolio lebih tinggi dari tingkat suku bunga perbankan maupun tingkat suku bunga surat hutang bebas risiko karena dengan berdagang maupun berinvestasi di bursa saham, kita menanggung risiko yang lebih tinggi dibandingkan cara investasi tradisional sehingga tentunya kita menghendaki hasil investasi yang lebih baik pula. Tahap ketiga, tingkat hasil investasi lebih tinggi dari tingkat hasil investasi rata-rata di bursa saham.

Dalam menghadapi perkembangan-perkembangan yang ada, hendaklah kita bersikap realistis sehingga sehingga memperoleh penilaian yang wajar dan dapat mengambil keputusan secara objektif, namun tetaplah pada pengharapan-pengharapan dan pemikiran-pemikiran yang positif. Karena bagi saya, hidup adalah salah satu anugerah yang terbaik dari Pencipta kita dan hidup hanya sekali, saya memilih sikap untuk hidup dalam pengharapan-pengharapan dan pemikiran-pemikiran positif sehingga berani (berani ` nekad) mengambil keputusan untuk melangkah maju untuk meraih peluang yang ada.

Akhir kata, mengucap syukurlah selalu kepada Tuhan dalam segala hal, karena hanya Dia-lah sumber dari segala berkat. Selamat berdagang, selamat berinvestasi dan Tuhan selalu memberkati anda semua!

Salam sejahtera,
Samuel Sudeswanto Yeung

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://wawanbiz.blogsome.com/2008/04/21/apa-yang-perlu-diketahui-oleh-penjudi-pedagang-dan-investor/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham